Tampilkan postingan dengan label My Diary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Diary. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Agustus 2013

My Diary

Karya : Ni Luh Putu Mira Suantari

Sabtu, 3 Agustus 2013

Aku termangu. Tak berkedip memandang semuanya. Apakah ini semua nyata? Semuanya terasa bagaikan mimpi. Betapa tidak, lihatlah lukisanMu yang terbentang di hadapanku. Bagaimana bisa kau menciptakan keindahan yang tak ternilai ini? Aku benar-benar beruntung. Sangat beruntung. Betapa bersyukurnya diriku telah Kau anugerahi mata yang indah ini. Mata yang mampu membuatku menikmati setiap goresan keindahan yang telah Kau ciptakan untukku. Mata yang selalu mampu menyadariku betapa sempurnanya diriMu. Terima kasih Tuhan…

Selasa, 23 April 2013

My Diary - Pagi Ini

Karya : Ni Luh Putu Mira Suantari

Selasa, 23 April 2013


Dear Pagi,,
Bagaimana hari ini?
Akankan semua berjalan seperti yang kudamba?
Atau itu hanya angan semata?

Pagi,,
Bantu aku tuk jalani hari ini
Bantu aku tuk hadapi hari yg menanti
Dan bantu aku tersenyum pada mereka yang menemani

Senin, 22 April 2013

My Diary - Semu?


Karya : Ni Luh Putu Mira Suantari

Sabtu, 20 April 2012

Dear Malam,,
Bagaimana kabarmu hari ini?
Adakah kau lihat kisahku hari ini?
Ingin rasanya aku berteriak senang, menyambut indahnya untaian waktu yang kulalui hari ini,,,
Namun,,,
Seketika aku terjatuh, tersadar bahwa semua itu semu,,,
Semua itu hanya maya, yang dengan indahnya mengukir cita dalam khayalku :(

Malam,,,
Semoga kisah ini tak terulang kembali
Cukup hanya hari ini, tak lagi nanti,,, 

Sabtu, 20 Oktober 2012

My Diary - Hujan

Karya : Ni Luh Putu Mira Suantari

Jumat, 6 Juli 2012


Hujan,,, sebenarnya apa makna dibalik hujan itu? Ketika sedih, seseorang akan berpikir bahwa hujan yang turun itu ikut merasakan kesedihannya. Dan ketika bahagia apakah seperti itu juga?

Terkadang saat memandang hujan itu membuat hati terasa teduh, nyaman dan sungguh sangat menyenangkan di dalam sini. Tapi seketika juga terkadang terasa miris, sesak dan begitu memilukan. Hhmm, entahlah, begitu banyak persepsi yang muncul kala menikmati sesuatu yang hanya terdiri dari lima huruf itu.

Huft,,, kuhempaskan tubuhku di atas tempat tidurku. Rasanya malas sekali, padahal saat ini jam di dinding kamarku baru saja menunjukkan pukul sembilan pagi. Tapi apa boleh buat, suasana di luar rumah juga tak mendukungku untuk melakukan suatu hal yang kusukai di luar rumah. Yaa,, hari ini hujan turun sedari subuh tadi, membuatku semakin malas dan betah walau hanya sekadar mengurung diri di ruang pribadiku ini. Toh tak ada hal lain juga yang bisa aku lakukan di saat seperti ini kecuali duduk manis menunggu sang buliran bening itu tak lagi menghiasi indahnya hari.